Sumber: www.tokozoom.com/
Klik di sini untuk mendapatkan versi pdf-nya.
1.1
Latar
Belakang
Saat ini, suatu hal yang sangat penting dan
dibutuhkan oleh manusia ialah keberadaan teknologi informasi, baik dalam proses
manajemen maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman akan pengertian
teknologi informasi pun diperlukan agar dapat mempelajari teknologi informasi
dengan lebih detail.
Pada hakikatnya, teknologi berfungsi sebagai
alat yang membantu manusia untuk dapat dengan mudah melakukan suatu pekerjaan.
Beberapa sektor yang memerlukan penerapan dari teknologi informasi ini di
antaranya perbankan, kesehatan, perusahaan, pendidikan, dunia bisnis, dan masih
banyak lainnya.
Salah satu teknologi informasi yang paling dekat dengan kita sekarang
adalah komputer. Dalam perkembangannya, komputer mengalami berbagai macam
perubahan, baik bentuknya, kegunaannya, maupun fitur-fitur yang ada di
dalamnya. Namun, secara garis besar, komputer terdiri dari tiga komponen
penyusun, yaitu Hardware (perangkat keras), Software (perangkat
lunak), dan Brainware (pengguna).
1.2
Rumusan
Masalah
1.
Apa saja macam-macam komputer?
2.
Apa saja penyusun dalam komputer?
1.3
Tujuan
dan Manfaat
1.
Mengetahui
dan memahami macam-macam
komputer.
2.
Mengetahui
dan memahami penyusun-penyusun
dalam komputer.
2.1
Komputer
Jenis komputer
sebenarnya ada banyak, namun demikian, apabila dilihat dari aspek jenis data
yang diolah, maka sebuah komputer bisa dibagi ke dalam 3 jenis komputer.
Berikut ini adlah ketiga jenis komputer berdasarkan data yang diolah:
a. Komputer Analog
Komputer analog merupakan jenis komputer yang
hanya dapat menganalisa dan melakukan penghitungan secara analog. Biasanya,
komputer analog digunakan untuk melakukan analisa data yang bersifat kontinyu,
dengan tipe data berupa besaran fisik dan juga angka secara kuantitatif. Ada beberapa kelebihan dari komputer analog, yaitu Mudah
dioperasikan, Special purpose, memiliiki fungsi spesifik untuk satu bidang, Dapat
merepresentasikan besaran yang akan diproses dalam rentang nilai tertentu
Selain memiliki
kelebihan, tentu saja komputer analog juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya tidak berlaku universal, hanya bisa digunakan
untuk menghitung spesialisasinya saja, komponen
yang cukup rumit, tidak
multifungsi, membutuhkan
daya yang cukup besar, terkadang sulit
untuk melakukan pemprosesan data
berupa angka.
Untuk lebih
jelasnya, contoh dari komputer analog adalah alat pengukur
voltase listrik, pengukur
gelombang suara, seismograf
analog, dan temperature udara (thermometer).
b. Komputer
Digital
Berbeda dengan komputer analog, komputer digital mampu bekerja dengan
berbagai macam pemrograman algoritma dan juga secara aritmatik, sehingga mampu
untuk menampilkan hasilnya dalam bentuk angka yang jelas. Jenis komputer
digital banyak digunakan pada aplikasi bisnis dan juga aplikasi teknik.
Keunggulan dari komputer digital di antaranya, dapat bekerja lebih cepat
hasil output data berupa angka yang mudah untuk dibaca dan diinterpretasikan
dapat menyimpan data, otuput yang beragam, mulai dari angka, huruf, tulisan,
gambar, hingga grafik, multifungsi, bisa digunakan untuk banyak keperluan.
Tidak perlu jauh jauh mencari, contoh dari komputer digital itu sudah
sering kita temui sehari-hari, seperti: komputer PC yang biasa kita gunakan,
kalkulator, dan timbangan berat badan digital.
c. Komputer Hybrid
Komputer hybrid
sederhananya adalah gabungan dari kedua jenis komputer analog, dan juga
digital. Keunggulan dari kedua jenis komputer tersebut digabungkan dan disusun
menjadi sebuah sistem komputer yang baru, yang dapat berguna bagi banyak orang.
Jenis komputer hybrid banyak digunakan
pada komputer di rumah sakit dan digunakan pada mesin-mesin robot
yang sudah terkomputerisasi.
2.2
Penyusun dalam Komputer
Dalam sebuah perangkat teknologi yang menjadi komponen
penyusunnya, yaitu hardware dan software. Hardware ialah
perangkat keras yang memiliki bentuk fisik. Sedangkan software ialah sebuah komponen yang tidak memiliki wujud, alias tak kasat mata. Selain dari dua komponen tadi, brainware
juga tidak dapat lepas dari kesatuan sistem computer. Sebab sejatinya,
penggunalah yang memiliki kewenangan untuk menjalankan dan mengoperasikan
komputer. Tanpa pengguna, komputer tidak dapat beroperasi secara maksimal.
a.
Hardware
Komponen hardware disebut juga perangkat keras yang di dalamnya
terdapat input dan output. Perangkat input atau perangkat masukkan adalah
perangkat yang memiliki fungsi memasukkan data ke dalam sistem kompter.
Berikut beberapa contoh perangkat input:
1)
Keyboard
Komputer adalah perangkat keras yang digunakan untuk mengetikkan huruf, symbol
dan sejenisnya.
2)
Mouse
adalah perangkat kecil yang berguna untuk menggerakan pointer dengan lebih
efisien.
3)
Mikrofon
adalah perangkat yang di gunakan untuk memasukkan suara agar dapat di proses
oleh sistem komputer.
4)
Scanner
adalah perangkat yang memiliki fungsi untuk menginput data seperti gambar.
Sedangkan perangkat output merupakan perangkat keluaran yang berfungsi menyampaikan
informasi kepada brainware (pengguna). Berikut beberapa contoh perangkat
output:
1) Printer adalah perangkat memiliki fungsi untuk mencetak hasil
ketikan atau gambar dari sistem komputer.
2)
Monitor
adalah peralatan memiliki fungsi untuk menampilkan gambar atau grafis sehingga
dapat dilihat oleh brainware.
3)
Speaker
adalah perangkat yang digunakan untuk menyalurkan suara baik dari sistem
komputer ataupun dari microphone.
Unit system adalah perangkat
peholah data yang terdiri dari komponen elektronik. Sirkuit dari unit system
yaitu terletak pada motherboard atau mainboard. Komponen utama
motherboard adalah processor dan memori.
Perangkat penyimpanan memiliki fungsi untuk menyimpan data dalam
waktu yang lama sehingga dapat di jadikan tempat mengarsifkan data penting.
Sebagai contoh, komputer yang dapat menyimpan ratusan atau jutaan nama dan juga
alamat dari pelanggan. Contoh: USB flash drive, harddisk, cakram
optik, dan kartu memori.
Perangkat komunikasi adalah komponen perangkat yang di gunakan
untuk bertukar informasi ataupun data baik melalui PC ataupun perangkat mobile.
Salah satu contoh adalah modem yang dapat berfungsi untuk mengakses internet
pada PC.
b.
Software
Perangkat lunak adalah peranti atau komponen darikomputer yang
berbentuk data, program dan file digital yang bisa dibaca atau dipasang dalam
komputer. Software bisa juga disebut sebagai bagian sistem dalam komputer yang
tidak memiliki wujud. Istilah seperti ini digunakan agar menonjolkan perbedaan dalam
antara software (perangkat lunak) dan hardware (perangkat keras).
Karena dinamakan sebuah software, maka bisa dikatakan bahwa software
(perangkat lunak) itu jelas berbeda dengan hardware (perangkat keras).
3.1 Kesimpulan
Dalam sebuah perangkat teknologi yang menjadi
komponen penyusunnya, yaitu hardware dan software. Hardware ialah
perangkat keras yang memiliki bentuk fisik. Sedangkan software ialah sebuah komponen yang tidak memiliki wujud, alias tak kasat mata. Selain dari dua komponen tadi, brainware
juga tidak dapat lepas dari kesatuan sistem computer. Sebab
sejatinya, penggunalah yang memiliki kewenangan untuk menjalankan dan
mengoperasikan komputer. Tanpa pengguna, komputer tidak dapat beroperasi secara
maksimal. Contoh dari brainware sendiri antara lain programmer,
sistem analis, operator, dan administrator.
3.2 Saran
Semoga dengan pembuatan makalah ini senatiasa menambah
wawasan, pengetahuan, dan yang terpenting adalah menjadi motivasi, baik bagi
para penyusun maupun bagi pembaca sekalian.
Dengan penuh pengharapan kepada Tuhan Yang Maha Esa,
semoga makalah ini bisa bisa menjadi pembuka jalan untuk mendapatkan ilmu yang
lebih banyak dan manfaat, guna bekal untuk kehidupan masa kini maupun yang akan
datang.
Daftar Pustaka
Aisa,
A., & Lisvita, L. (2020). Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran
Online Masa Covid-19. JoEMS (Journal of Education and Management
Studies), 3(4), 47-52.
Dalle, J., Akrim, A., &
Baharuddin, B. (2020). Pengantar Teknologi Informasi. Depok: Rajawali Pers.
Fisipol UMA. (2020). Pentingnya Teknologi
Informasi dan Komunikasi. Diakses dari https://fisipol.uma.ac.id/pentingnya-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/ pada September 2022
Komalasari,
R. (2020). Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi di Masa Pandemi Covid
19. Tematik: Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal), 7(1),
38-50.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar